Bambu termasuk dalam jenis tanaman rumput-rumputan dengan rongga dan ruas di batangnya, dan bambu memiliki banyak jenis yang tersebar di Indonesia. Di dunia ini bambu merupakan salah satu tanaman dengan pertumbuhan paling cepat. Karena memiliki sistem rhizoma-dependen,
dalam sehari bambu dapat
tumbuh sepanjang 30 cm bahkan lebih, tergantung pada kondisi lingkungan
tempat tumbuh.
Bambu banyak dijumpai di
Indonesia terutama banyak dijumpai pada di pekarangan-pekarangan perkampungan,
bahkan juga ada ynng menggunakannya sebagai tanaman hias. Karena bambu termasuk
jenis tanaman rumput, hal ini menyebabkan pertumbuhan bambu relatif mudah dan
tidak ada perawatan khusus, dan bambu bisa hidup diberbagai jenis tanah. Banyak
orang yang belum tau manfaat daun bambu secara detail, secara umum orang
memanfaatkan tanaman bambu dari batangnya dan rebung (bambu muda) untuk bahan
sayuran, tetapi selain itu ternyata ditemukan erbagai manfaat dari bambu yang
bisa diperoleh, bahkan semua jenis bambu memiliki karakteristik yang sama.
A.
Manfaat tanaman bambu
Terdapat
banyak manfaat tanaman bambu dari mulai batang, daun, dan bagian-bagian
lainnya, sudah banyak artikel yang membahas tentang puluhan manfaat bambu,
diantaranya adalah :
- Sebagai Makanan Hewan
- Sebagai Kuliner
Banyak
didaerah luar negeri yang mengembangkan kuliner tunas bambu dengan cara
frementasi, sedangkan di Indonesia sendiri, tunas bambu di potong tipis-tipis
dan direbus bersama santan dan rempah-rempah untuk membuat rebung
- Sebagai Alat memasak
- Sebagai bahan membuat alat memasak
- Sebagai bahan untuk kontruksi rumah
- Sebagai Konstruksi jembatan
- Sebagai alat musik
Di Indonesia sendiri, diketahui bahwa bambu sering
dijadikan sebagai alat musik tradisional. Salah satunya adalah alat musik
“Angklung” . Tak hanya angklung, ada “Seruling” dari bambu yang berasal dari
Sunda yang juga berbahan dari pohon bambu.
- Sebagai Bahan Kerajinan & Dekorasi
Biasanya ditemukan bahan kerajnan dari bambu yang
digunakan sebagai alas lantai, atau atap rumah, selain karena kesamaan fisik
dengan kayu keras, bambu merupakan bahan alternatif ramah lingkungan dan cara
mendapatkannya relatif mudah.
- Sebagai Senjata
- Khasiat daun bambu
Dalam sebuah artikel dituliskan bahwa manfaat khasiat
daun bambu pertama kali diungkap dalam kitab Ming Yi Bie Lu (seorang dokter
ternama dari cina), dimana dalam kitabnya daun bambu diercaya dapat meluruhkan
dahak serta meredakan batuk dan susah nafas. Khasiat lainnya adalah untuk
menetralkan racun dalam tubuh. Menurut kamus besar herbal Cina, jga menuliskan
bahwa bambu berfungsi mengeluarkan panas, ampuh mengembalikan cairan, dan
bersifat diuretik (melancarkan air seni) pada tahun 1998. Daun bambu
dikategorikan oleh Badan Kesehatan Cina dalam daftfar obat herbal alami untuk
obat dan pangan. Bahkan secara spesifik khasiat daun ambu kuning dapat
digunakan untuk mengatasi dan menurunkan kecemasan
- Arang bambu
Arang bambu ternyata memiliki khasiat ampuh yang tidak
diketahui orang banyak, arang bambu mampu menyerap bau dan memancarkan sinar
infra merah, dimana semuanya adalah manfaat yang tidak ditemukan diberbagai
jenis arang lainnya. Arang bambu yang dikonsumsi dapat memancarkan sinar infra
merah dan berdampak positif bagi kesehatan, infra merah yang dipancarkan dapat
memantu meningkatkan sirkulasi darah, sehingga mengurangi rasa sakit otot,
wasir, dan luka.
Ternyata
banyak manfaat bagi tanaman bambu yang kita belum tahu secara menyeluruh,
selain ke-11 manfaat diatas, tanpa kita mengolah tanaman bambu, ternyata taaman
bambu sangat berperan dalam menjaga kondisi udara lingkungan. Lingkungan yang
bersih akan membuat nyaman bagi orang yang tinggal didalamnya, bahkan makhluk
hidup lain juga akan mendapatkan keuntungan besar jika udara lingkungan biasa
bebas dari polutan udara.
- Biofiltrasi tanaman bambu
|
|
|
|
Dengan hidup menggerombol menyebabkan
dalam sekelompok tanaman bambu, daun yang dihasilkan menjadi sangat banyak,
bahkan tidak jarang sinar matahri tidak bisa menembus pada dasar tanaman bambu
karena rindangnya daun yang dihasilkan. Bisa dibayangkan tiap daunya mempunyai
kemampuan untuk mengubah karbodioksida menjadi oksigen yang siap dikonsumsi,
bagaimana jika terdapat ribuan daun bambu, tentu saja oksigen yang dihasilkan
akan beribu kali lipat. Selain untuk mengubah oksigen, struktur fisik daun
bambu yang memiliki trikoma (modifikasi epidermis) yang berbentuk rambut-rambut
kecil dan halus sebagai biofiltrasi dari polusi perkotaan dan radiasi.
Menrurt Prof. Dr. Elizabeth Widjaja di
Bandung, cepatnya pertumbuhan bamu dibanding dengan tumbuhan kayu, membuat
bambu dapat diunggulkan untuk menyelamatkan deforestasi (penggundulan hutan),
selain itu bambu juga merupakan penghasil oksigen paling besar dibanding pohon
lainnya. Bambu memiliki daya serap carbon yang cukup tinggi dalam persoalan CO2
di udara, dan tanaman ini cukup baik untuk memperbaiki lahan kritis.
Tidak hanya untuk filtrasi udara,
tanaman bambu dengan daunnya yang rimbun dapat sebagai filtrasi kebisingan
suara mesin kendaraan pada perkotan, tidak jarang ditemukan rumah-rumah pada
perkotaan pada halamannya terdapat tanaman bambu kuning, selain sebagai hiasan,
juga dapat digunakan saebagai pereda suara kebisingan kendaraan bermotor. Tanaman
bambu yang terlalu banyak di sekitar rumah tanpa pengendalian juga selain
membuat suasana udara menjadi lebih sejuk dan dinggin, ternyata jika tidak
diperhatikan aka menyebabkan dampak negatif. Lingkungan yang terlalu sejuk
dapat merupakan habitat lumut untuk tumbuh, lumut merpakan tumbuhan perintis
dan dapat menyebabkan pelapukan pada batuan ataupun bangunan rumah, sehingga
tanaman bambu yang lebat dan dengan kecepatan tumbuhnya harus dikendalikan
jarak tumbuhnya dan banyaknya dalam satu kumpulan tanaman, sehingga tidak
menyababkan lumut tumbuh pada bangunan rumah yang menyababkan lapuknya
bangunan.



Tidak ada komentar:
Posting Komentar