Senin, 17 Oktober 2016

MANFAAT BAMBU


Bambu termasuk dalam jenis tanaman rumput-rumputan dengan rongga dan ruas di batangnya, dan  bambu memiliki banyak jenis yang tersebar di Indonesia. Di dunia ini bambu merupakan salah satu tanaman dengan pertumbuhan paling cepat. Karena memiliki sistem rhizoma-dependen,
dalam sehari bambu dapat tumbuh sepanjang 30 cm bahkan lebih, tergantung pada kondisi lingkungan tempat tumbuh.
        Bambu banyak dijumpai di Indonesia terutama banyak dijumpai pada di pekarangan-pekarangan perkampungan, bahkan juga ada ynng menggunakannya sebagai tanaman hias. Karena bambu termasuk jenis tanaman rumput, hal ini menyebabkan pertumbuhan bambu relatif mudah dan tidak ada perawatan khusus, dan bambu bisa hidup diberbagai jenis tanah. Banyak orang yang belum tau manfaat daun bambu secara detail, secara umum orang memanfaatkan tanaman bambu dari batangnya dan rebung (bambu muda) untuk bahan sayuran, tetapi selain itu ternyata ditemukan erbagai manfaat dari bambu yang bisa diperoleh, bahkan semua jenis bambu memiliki karakteristik yang sama.
A.    Manfaat tanaman bambu
Terdapat banyak manfaat tanaman bambu dari mulai batang, daun, dan bagian-bagian lainnya, sudah banyak artikel yang membahas tentang puluhan manfaat bambu, diantaranya adalah :
  1. Sebagai Makanan Hewan
  1. Sebagai Kuliner
Banyak didaerah luar negeri yang mengembangkan kuliner tunas bambu dengan cara frementasi, sedangkan di Indonesia sendiri, tunas bambu di potong tipis-tipis dan direbus bersama santan dan rempah-rempah untuk membuat rebung

  1. Sebagai Alat memasak
  1. Sebagai bahan membuat alat memasak
  1. Sebagai bahan untuk kontruksi rumah
  1. Sebagai Konstruksi jembatan
  1. Sebagai alat musik
Di Indonesia sendiri, diketahui bahwa bambu sering dijadikan sebagai alat musik tradisional. Salah satunya adalah alat musik “Angklung” . Tak hanya angklung, ada “Seruling” dari bambu yang berasal dari Sunda yang juga berbahan dari pohon bambu.
  1. Sebagai Bahan Kerajinan & Dekorasi
Biasanya ditemukan bahan kerajnan dari bambu yang digunakan sebagai alas lantai, atau atap rumah, selain karena kesamaan fisik dengan kayu keras, bambu merupakan bahan alternatif ramah lingkungan dan cara mendapatkannya relatif mudah.
  1. Sebagai Senjata
  2. Khasiat daun bambu
Dalam sebuah artikel dituliskan bahwa manfaat khasiat daun bambu pertama kali diungkap dalam kitab Ming Yi Bie Lu (seorang dokter ternama dari cina), dimana dalam kitabnya daun bambu diercaya dapat meluruhkan dahak serta meredakan batuk dan susah nafas. Khasiat lainnya adalah untuk menetralkan racun dalam tubuh. Menurut kamus besar herbal Cina, jga menuliskan bahwa bambu berfungsi mengeluarkan panas, ampuh mengembalikan cairan, dan bersifat diuretik (melancarkan air seni) pada tahun 1998. Daun bambu dikategorikan oleh Badan Kesehatan Cina dalam daftfar obat herbal alami untuk obat dan pangan. Bahkan secara spesifik khasiat daun ambu kuning dapat digunakan untuk mengatasi dan menurunkan kecemasan
  1. Arang bambu
Arang bambu ternyata memiliki khasiat ampuh yang tidak diketahui orang banyak, arang bambu mampu menyerap bau dan memancarkan sinar infra merah, dimana semuanya adalah manfaat yang tidak ditemukan diberbagai jenis arang lainnya. Arang bambu yang dikonsumsi dapat memancarkan sinar infra merah dan berdampak positif bagi kesehatan, infra merah yang dipancarkan dapat memantu meningkatkan sirkulasi darah, sehingga mengurangi rasa sakit otot, wasir, dan luka.
            Ternyata banyak manfaat bagi tanaman bambu yang kita belum tahu secara menyeluruh, selain ke-11 manfaat diatas, tanpa kita mengolah tanaman bambu, ternyata taaman bambu sangat berperan dalam menjaga kondisi udara lingkungan. Lingkungan yang bersih akan membuat nyaman bagi orang yang tinggal didalamnya, bahkan makhluk hidup lain juga akan mendapatkan keuntungan besar jika udara lingkungan biasa bebas dari polutan udara.
  1.  Biofiltrasi tanaman bambu 

 
Kemampuan bofiltrasi adalah kemampuan filtrasi atau penyaringan udara dari polutan dengan bantuan tanaman, dalam hal ini adalah tanaman bambu. Semua tanaaman memiliki potensi untuk biofiltrasi, karena reaksi umum fotosintesis dengan bantuan cahaya matahari dan klorofil dapat mengubah karbondioksida menjadi oksigen sesuai rumus sebagai berikut

Semua tanaman berklforofil dapat mengubah karbndioksida menjadi oksigen sebagai konsumsi utama makhluk hidup dalam bernafas. Tetapi tanaman bambu memiliki kelebihan yang tidak dimiliki tanaman lain dalam kemampuan biofiltrasi udara, hal ini dikarenakan struktur fisis tanaman bambu yang memiliki banyak daun dalam batangnya, dan struktur fisis daun bambu tersebut.

 
Dengan hidup menggerombol menyebabkan dalam sekelompok tanaman bambu, daun yang dihasilkan menjadi sangat banyak, bahkan tidak jarang sinar matahri tidak bisa menembus pada dasar tanaman bambu karena rindangnya daun yang dihasilkan. Bisa dibayangkan tiap daunya mempunyai kemampuan untuk mengubah karbodioksida menjadi oksigen yang siap dikonsumsi, bagaimana jika terdapat ribuan daun bambu, tentu saja oksigen yang dihasilkan akan beribu kali lipat. Selain untuk mengubah oksigen, struktur fisik daun bambu yang memiliki trikoma (modifikasi epidermis) yang berbentuk rambut-rambut kecil dan halus sebagai biofiltrasi dari polusi perkotaan dan radiasi. 
Menrurt Prof. Dr. Elizabeth Widjaja di Bandung, cepatnya pertumbuhan bamu dibanding dengan tumbuhan kayu, membuat bambu dapat diunggulkan untuk menyelamatkan deforestasi (penggundulan hutan), selain itu bambu juga merupakan penghasil oksigen paling besar dibanding pohon lainnya. Bambu memiliki daya serap carbon yang cukup tinggi dalam persoalan CO2 di udara, dan tanaman ini cukup baik untuk memperbaiki lahan kritis.  
Tidak hanya untuk filtrasi udara, tanaman bambu dengan daunnya yang rimbun dapat sebagai filtrasi kebisingan suara mesin kendaraan pada perkotan, tidak jarang ditemukan rumah-rumah pada perkotaan pada halamannya terdapat tanaman bambu kuning, selain sebagai hiasan, juga dapat digunakan saebagai pereda suara kebisingan kendaraan bermotor. Tanaman bambu yang terlalu banyak di sekitar rumah tanpa pengendalian juga selain membuat suasana udara menjadi lebih sejuk dan dinggin, ternyata jika tidak diperhatikan aka menyebabkan dampak negatif. Lingkungan yang terlalu sejuk dapat merupakan habitat lumut untuk tumbuh, lumut merpakan tumbuhan perintis dan dapat menyebabkan pelapukan pada batuan ataupun bangunan rumah, sehingga tanaman bambu yang lebat dan dengan kecepatan tumbuhnya harus dikendalikan jarak tumbuhnya dan banyaknya dalam satu kumpulan tanaman, sehingga tidak menyababkan lumut tumbuh pada bangunan rumah yang menyababkan lapuknya bangunan.
  

Tidak ada komentar:

Posting Komentar