Tak dapat dipungkiri lagi sekarang ini teknologi sudah sangat maju
dan hampir semua aspek dalam kehidupan dikuasai oleh makhluk tersebut.
Pada dasarnya teknologi adalah sebuah sarana untuk menyediakan
barang-barang kebutuhan secara mudah dan praktis. Tapi coba kita lihat
ke sisi lain dengan adanya kemudahan-kemudahan dalam menemukan
barang-barang, apakah itu akan membuat kita semakin maju untuk mencapai
sebuah dunia impian, seperti film masa kecil yang sering saya lihat
“DORAEMON“, pada film tersebut ada seorang anak bernama nobita yang
sangat malas tetapi memiliki keberuntungan yang lebih daripada
teman-teman lainnya, nobita memiliki robot berbentuk kucing yang bisa
mengeluarkan alat-alat canggih lewat kantong ajaibnya, dan dengan adanya
itu nobita jadi kecanduan meminta doraemon untuk mengeluarkan alat
ajaibnya tanpa berusaha. Itulah yang terjadi pada kalangan anak-anak
sampai remaja sekarang ini, sekarang jamannya smartphone, tapi apakah
orang-orangnya juga smart, itu dipertanyakan. Saya sebagai mahasiswa
sering melihat dan juga merasa sudah diperbudak oleh teknologi, saat ada
tugas untuk mencari materi tertentu, kata pertama yang ada dibenak
pikiran saya yaitu “sante, searching aja di google”, secara tak sadar
hal itu membuat kita malas dan enggan untuk berusaha lebih seperti
mencari buku di perpustakaan, dan cenderung sebagai mahasiswa saat ada
tugas untuk meresum atau menulis tinggal copy paste kerjaan orang
tanpa membacanya atau menulisnya terlbih dahulu, paling nggak jika kita
menulisnya, 70% materi yang kita baca dan tulis secara tidak sengaja
akan masuk kedalam pikiran kita. Sekarang kita sorot hal negatif saat
kegiatan di perkuliahan, seorang dosen mempresentasikan materinya dengan
PPT, dosen tersebut cenderung hanya membaca tulisan-tulisan yang ada di
PPT tersebut, padahal anak Sdpun juga bisa kalau hanya membaca tulisan.
Memang makhluk bernama teknologi sudah memperbudak kita.
Kita lanjut ke cerita doraemon, bertahun-tahun semua kebutuhan nobita
tercukupi oleh alat-alat canggih doraemon, nobitapun menggantungkan
hidupnya kepada doraemon, saat nobita ingin ini dan ingin itu dia
tinggal memanggil doraemon. Tapi apakah temen-temen tahu endingnya film
dora emon?
Di film doraemon akhirnya nobita menjadi seorang yang jenius, dia
sanggup membuat robot yang akhirnya dikirimkan ke masa lalu dimana
nobita masih kecil. Nobita bisa menjadi jenius karena robot berbentuk
kucingnya “doraemon” rusak dan tak dapat hidup lagi, sehingga dia
bekerja keras untuk membuat robot yang akhirnya diberi nama doraemon
itu.
Apa yang akhirnya terjadi pada kita sebagai bangsa manusia, apakah
suatu hari nanti semua teknologi akan musnah dan kita memulainya dari
awal seperti nobita, ataukah dengan semakin majunya teknologi suatu
hari kondisi manusia akan sangat lemah seperti dalam film “wall-e”?
Biarkan waktu yang menjadi penonton dalam setiap adegan kehidupan ini,
“hati-hati berteknologi, jangan sampai mereka memperbudak anda”

Betul: “hati-hati berteknologi, jangan sampai mereka memperbudak anda”
BalasHapusDoraemon!
BalasHapus